PJM-UMRAH Mendapatkan Hibah Kegiatan PMDPA

0
55

Tanjungpinang — Tahun ini kembali Universitas Maritim Raja Ali Haji mendapatkan hibah Program Mobilisasi Dosen Pakar/Ahli (PMDPA) dari Kemenristek Dikti. Program yang dulunya dikenal dengan istilah Program Detasering dimaksudkan sebagai upayadari Pemerintah pusat agar tidak terjadi kesenjangan yang terlalu lebar antaraPTN baru dengan PTN yang sudah mapan. Salah satu program PMDPA tersebut adalah berkaitan dengan Mutu. Dosen pakar/ahli sebagai narasumber program Mutu tersebut adalah Widjonarko Roestam yang berasal dari unit Penjaminan Mutu ITS Surabaya, dan koordinator kegiatan ditunjuk Rozeff Pramana, ST.,MT yang merupakan ketua Pusat Penjaminan Mutu Universitas Maritim Raja Ali Haji. Adanya kegiatan ini merupakan salah satu program PJM yang telah direncanakan sebagai rangkaian guna mensosialisasikan budaya mutu pada civitas dan tendik dilingkungan UMRAH.

Kegiatan PMDPA dilaksanakan selama 30 hari yang dibagi atas 2 sesi, sesi pertama  dilaksanakan selama 20 hari dimana narasumber bersama tim PJM mengunjungi fakultas-fakultas dan unit-unit kerja di lingkungan UMRAH untuk memetakan kondisi disetiap unit kerja dan sekaligus mensosialisasikan perlunya pelaksanaan mutu disetiap unit kerja. Bapak Widjonarko Roestam sebagai Dosen pakar/ahli yang sudah sangat memahami permasalahan penjaminan mutu perguruan tinggi memaparkan dengan rinci dan memberikan solusi atas permasalahan yang ada.

Pembekalan terkait dengan fungsi dan tugas PJM juga diberikan kepada tim PJM UMRAH yang dimotori oleh Wahjoe Pengestoeti, S.Sos,M.Si, Akhirman, S.Sos.,M.M, Alena Uperiati,ST.,M.Cs dan Dr. Ir Khodijah, M.Si. Sesi kedua program PMDPA dilaksanakan selama 10 hari dengan jeda waktu sekitar 3-4 minggu dari sesi sebelumnya. Pada Sesi ini Dosen pakar/ahli banyak memberikan pembekalan pada unit kerja UPT dan Biro sebagai unit kerja pendukung akademik dan memberikan masukan atas dokumen-dokumen mutu yang dimiliki oleh UMRAH. Bapak Widjonarko Roestam sebagai Dosen pakar/ahli menyarankan dengan akan berlakunya standar BANPT baru yang terdiri 9 standar, PJM UMRAH perlu bersiap diri untuk merevisi kembali dokumen standar yang saat ini sudah melampaui standar SNP Dikti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here