Tanjungpinang — Direktorat Penjaminan Mutu-Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi kembali menyelenggarakan pelatihan guna mendorong dan memfasilitasi implementasi serta pengembangan SPMI di perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Pelatihan yang diselenggarakan kali ini adalah Pelatihan bagi Calon Pelatih Sistem Penjaminan Mutu Internal (Training of Trainer /ToT). Pelatihan ToT SPMI Batch 1 ini di selenggarakan di Padang pada tanggal 6-8 Agustus 2019 yang diikuti sekitar 70 peserta dari 49 PTN maupun PTS se-Indonesia.

Pelatihan ToT SPMI sebagaimana diketahui, sangat banyak diminati dan diharapkan oleh pengelola Penjaminan Mutu perguruan tinggi Indonesia. Untuk mengikuti pelatihan ini peserta diseleksi dan disyaratkan telah mengikuti beberapa tahapan pelatihan SPMI lainnya, yaitu Pelatihan penyusunan dokumen SPMI dan Pelatihan Audit Mutu Internal (AMI). Direktorat Penjaminan Mutu biasanya menyelenggarakan pelatihan-pelatihan tersebut setiap tahun dan bertahap.

Dosen Universitas Maritim Raja Ali Haji yang diundang dan berkesempatan mengikuti pelatihan ToT SPMI tersebut adalah bapak Rozeff Pramana, ST.,MT yang juga merupakan Ketua Pusat Penjaminan Mutu Universitas Maritim Raja Ali Haji-Tanjungpinang. Perwakilan dari UMRAH lainnya yang lolos seleksi adalah ibu Wahjoe Pangoestoeti, S.Sos., M.Si, namun berhalangan hadir karena sedang studi lanjut S3.

Tujuan diselenggarakannya pelatihan ToT ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta dalam mengembangkan dan mengimplementasikan SPMI. ToT ini juga melatih dan menyiapkan peserta untuk dapat berperan sebagai pelatih/fasilitator dalam kegiatan Diseminasi SPMI, Lokakarya Penyusunan Dokumen SPMI, serta Bimbingan Teknis SPMI (Pendampingan SPMI) di Perguruan Tingginya masing-masing. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersedianya calon pelatih/fasilitator dimasing-masing Perguruan Tinggi.

Pelatihan ToT SPMI tersebut diberikan oleh narasumber-narasumber yang sangat kompeten dan tidak asing lagi didunia Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Narasumber tersebut diantaranya Prof. Nyoman Sadra Dharmawan, Tirza Hanum, Setyo Pertiwi, Gentur Sutapa, Hartanto Nugroho, dan Eddy Guridno. Peserta pelatihan dibagi atas kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 5 orang perwakilan perguruan tinggi. Materi pelatihan yang diberikan terkait SPMI, penyusunan dokumen SPMI, perundang-undangan terkait dan materi pendukung lainnya dengan metode interaktif bagi seluruh peserta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here